
KERINCI — Kabupaten Kerinci menutup perhelatan Gala Siswa Indonesia (GSI) SMP Tingkat Provinsi Jambi 2026 dengan catatan gemilang.
Bukan hanya sukses menjadi tuan rumah untuk pertama kalinya, Kerinci juga berhasil mengangkat trofi juara setelah menaklukkan Kabupaten Sarolangun dengan skor meyakinkan 4-2 pada laga final yang berlangsung di Lapangan Sigegar Bumi, Desa Siulak Panjang, Jumat (25/9/2026).
Capaian tersebut semakin lengkap setelah dua siswa asal Kerinci turut menyabet penghargaan individu. Iqbal, siswa SMPN 6 Kerinci, dinobatkan sebagai pemain terbaik, sementara Ajun dari SMPN 34 Kerinci berhasil menjadi top skor turnamen.
Prestasi ini membuat Kerinci menjadi salah satu tim yang paling menonjol sepanjang penyelenggaraan GSI SMP Tingkat Provinsi Jambi 2026.
Final Sengit, Kerinci Tampil Percaya Diri
Partai final berlangsung dengan tensi tinggi. Kerinci dan Sarolangun sama-sama tampil agresif sejak awal pertandingan, berusaha mengamankan gelar juara pada laga puncak.
Dukungan penonton yang memadati Lapangan Sigegar Bumi turut menambah semarak pertandingan. Di hadapan ribuan pasang mata, para pemain Kerinci mampu menjaga permainan hingga akhirnya mengunci kemenangan dengan skor 4-2.
Hasil tersebut sekaligus mengantarkan Kerinci menjadi juara GSI SMP Tingkat Provinsi Jambi 2026.
Sementara itu, Kabupaten Sarolangun harus puas berada di posisi kedua. Peringkat ketiga diraih Kabupaten Muaro Bungo setelah berhasil mengalahkan Kota Jambi.
Tuan Rumah Sekaligus Juara
Keberhasilan Kerinci terasa istimewa karena prestasi tersebut diraih ketika daerah ini dipercaya menjadi tuan rumah GSI tingkat Provinsi Jambi untuk pertama kalinya.
Artinya, Kerinci tidak hanya berhasil menyelenggarakan kompetisi antarpelajar dari berbagai kabupaten/kota, tetapi juga mampu menunjukkan prestasi terbaik di hadapan publik sendiri.
Capaian tersebut menjadi momentum penting bagi pembinaan olahraga pelajar di Kabupaten Kerinci.
GSI tidak sekadar menjadi ajang untuk mengejar kemenangan. Kompetisi ini juga menjadi ruang bagi para pelajar untuk mengembangkan kemampuan teknik, membangun mental bertanding, meningkatkan disiplin, memperkuat kerja sama tim, serta menumbuhkan sportivitas.
Bagi para pemain muda, kompetisi antardaerah juga memberikan pengalaman berharga dalam menghadapi tekanan pertandingan sekaligus mengukur kemampuan mereka dengan talenta-talenta terbaik dari daerah lain.
Ribuan Penonton Saksi Perjuangan di Partai Final
Antusiasme masyarakat Kerinci terlihat jelas sepanjang pertandingan final.
Ribuan penonton memadati Lapangan Sigegar Bumi untuk memberikan dukungan kepada para pemain muda yang berlaga di partai puncak.
Sorakan dan dukungan dari tribun membuat atmosfer pertandingan semakin meriah. Kehadiran masyarakat tersebut sekaligus menunjukkan besarnya perhatian terhadap perkembangan olahraga pelajar di Kabupaten Kerinci.
GSI SMP Tingkat Provinsi Jambi 2026 sendiri berlangsung selama tiga hari, mulai 23 hingga 25 September 2026, dengan mempertemukan tim-tim pelajar dari sejumlah kabupaten dan kota di Provinsi Jambi.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup secara resmi oleh Wakil Bupati Kerinci H. Murison, S.Pd., S.Sos., M.Si.
Penutupan turut dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Kerinci, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kerinci dr. Surmila Apri Yulisa, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci Isra Kamar, S.Pd, pengurus GSI Kabupaten Kerinci, official, serta perwakilan peserta dari kabupaten/kota se-Provinsi Jambi.
Murison: GSI Bukan Sekadar Perebutan Gelar
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kerinci H. Murison menegaskan bahwa GSI tidak boleh dimaknai sebatas kompetisi untuk menentukan siapa yang menang dan siapa yang kalah.
Menurutnya, olahraga pelajar memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda.
Melalui pertandingan, para siswa belajar tentang kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, sportivitas, sekaligus bagaimana menerima kemenangan maupun kekalahan dengan sikap yang dewasa.
Nilai-nilai tersebut, kata Murison, merupakan bagian penting dari proses pendidikan dan pembentukan generasi muda.
Dengan demikian, keberhasilan dalam GSI tidak hanya diukur dari jumlah trofi yang berhasil diraih, tetapi juga dari pengalaman dan karakter yang terbentuk selama mengikuti kompetisi.
Prestasi Jadi Momentum Perkuat Pembinaan
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci Isra Kamar, S.Pd menilai keberhasilan Kerinci menjadi tuan rumah sekaligus juara harus menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan olahraga pelajar di daerah.
Prestasi yang diraih para siswa diharapkan tidak berhenti setelah turnamen berakhir. Sebaliknya, capaian tersebut dapat menjadi bagian dari proses berkelanjutan untuk menemukan, membina, dan mengembangkan talenta-talenta muda Kerinci.
Pembinaan yang terarah, kompetisi yang berkesinambungan, serta dukungan dari sekolah, masyarakat, dan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan prestasi olahraga pelajar.
Kerinci Membawa Prestasi Lengkap
GSI SMP Tingkat Provinsi Jambi 2026 akhirnya ditutup dengan catatan yang sulit dilupakan bagi Kerinci.
Tuan rumah. Juara. Pemain terbaik. Top skor.
Empat capaian tersebut menjadi gambaran lengkap perjalanan Kerinci dalam perhelatan GSI tahun ini.
Lebih dari sekadar trofi, keberhasilan tersebut menjadi modal untuk terus memperkuat ekosistem olahraga pelajar di Kabupaten Kerinci.
Dari Lapangan Sigegar Bumi, para pelajar Kerinci tidak hanya membawa pulang kemenangan, tetapi juga membawa pesan bahwa talenta muda daerah memiliki ruang untuk tumbuh, berkompetisi, dan menatap panggung yang lebih tinggi.(IKP).

+ There are no comments
Add yours