
KERINCI – Suasana khidmat dan penuh nuansa budaya mewarnai pelaksanaan Kenduri Sko yang dirangkaikan dengan pelantikan pemangku adat di Desa Sanggaran Agung, Kecamatan Danau Kerinci, Sabtu (11/7/2026). Tradisi turun-temurun yang menjadi salah satu identitas masyarakat Kerinci itu kembali digelar sebagai bentuk pelestarian adat istiadat sekaligus mempererat persaudaraan antarwarga.
Ratusan masyarakat memadati Lapangan Sepak Bola Desa Sanggaran Agung sejak pagi hari untuk menyaksikan prosesi adat yang berlangsung dengan penuh khidmat. Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si, bersama unsur Forkopimda, ninik mamak, tokoh adat, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta para tamu undangan.
Prosesi pelantikan pemangku adat menjadi puncak acara. Para pemangku adat yang dilantik diamanahkan untuk menjaga marwah adat, memelihara persatuan masyarakat, serta menjadi penengah dalam menyelesaikan berbagai persoalan melalui musyawarah mufakat sesuai nilai-nilai adat yang diwariskan para leluhur.
Dalam sambutannya, Bupati Monadi menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Desa Sanggaran Agung yang tetap konsisten menjaga dan melestarikan tradisi Kenduri Sko sebagai warisan budaya yang memiliki nilai luhur.
Menurutnya, lembaga adat memiliki peran strategis dalam menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat, sekaligus menjadi benteng dalam membentuk karakter generasi muda agar tetap berpegang teguh pada nilai-nilai budaya di tengah perkembangan zaman.
“Mari kita sama-sama melestarikan dan menjaga adat budaya yang telah menjadi tradisi turun-temurun serta mengajun dan mengarah anak-anak kita ke jalan yang lebih baik,” ujar Monadi.
Ia menegaskan, adat bukan hanya menjadi simbol budaya, tetapi juga merupakan kekuatan moral yang mampu memperkokoh jati diri masyarakat Kerinci. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga adat harus terus diperkuat agar nilai-nilai kearifan lokal tetap hidup dan diwariskan kepada generasi mendatang.
Pada momentum yang penuh makna tersebut, masyarakat adat Desa Sanggaran Agung memberikan penghormatan istimewa kepada Bupati Monadi dengan menganugerahkan gelar adat kehormatan “Patih Alam Kincai”. Penganugerahan gelar tersebut merupakan bentuk penghargaan masyarakat adat atas komitmen dan kepedulian Bupati Monadi dalam mendukung pelestarian adat, budaya, serta memperkuat eksistensi lembaga adat di Kabupaten Kerinci.
Prosesi penganugerahan gelar adat berlangsung dengan penuh khidmat dan menjadi salah satu rangkaian acara yang sarat makna. Gelar kehormatan tersebut diharapkan semakin mempererat hubungan antara pemerintah daerah dengan masyarakat adat dalam menjaga warisan budaya Kerinci.
Pelaksanaan Kenduri Sko Desa Sanggaran Agung tahun ini pun menjadi bukti bahwa adat dan budaya tetap hidup di tengah masyarakat. Selain sebagai ungkapan rasa syukur, tradisi ini juga menjadi media edukasi bagi generasi muda agar terus mencintai, menjaga, dan melestarikan kekayaan budaya Kerinci sebagai identitas yang tidak lekang oleh zaman. (IKP).

+ There are no comments
Add yours