
KERINCI – Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si., menyampaikan pendapat akhir Pemerintah Kabupaten Kerinci terhadap pandangan umum fraksi-fraksi DPRD atas KUA-PPAS APBD Kabupaten Kerinci Tahun Anggaran 2027 dalam Rapat Paripurna ke-IV DPRD Kabupaten Kerinci, Senin (3/8/2026).
Rapat paripurna tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Kerinci, Ketua, para Wakil Ketua dan anggota DPRD Kabupaten Kerinci, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, para staf ahli, asisten serta seluruh pimpinan SKPD lingkup Pemerintah Kabupaten Kerinci, dan undangan lainnya.
Mengawali pendapat akhirnya, Bupati Monadi menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh fraksi DPRD atas saran, kritik konstruktif dan masukan yang diberikan. Menurutnya, seluruh masukan tersebut menjadi energi positif sekaligus bagian dari kemitraan harmonis antara eksekutif dan legislatif untuk mewujudkan Kerinci yang Berdaya Saing, Maju dan Sejahtera.
Bupati menegaskan, pelayanan dasar menjadi salah satu prioritas utama dalam arah kebijakan APBD 2027. Pendidikan, kesehatan, infrastruktur dasar dan pelayanan publik akan terus diperkuat melalui belanja yang produktif dan tepat sasaran, dengan tetap menjaga disiplin fiskal, efisiensi anggaran, transparansi serta akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.
Pemkab Kerinci juga berkomitmen menjaga keseimbangan antara belanja operasional dan belanja pembangunan. Perencanaan anggaran akan berbasis prioritas dan pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM), sehingga pembangunan dapat berjalan optimal, merata dan berkelanjutan. Di sektor pelayanan publik, pemerintah daerah mendorong percepatan pembangunan Mall Pelayanan Publik dengan dukungan pemanfaatan teknologi informasi dan perbaikan tata kelola birokrasi.
Pada sektor pendapatan, Bupati menegaskan komitmen mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penguatan perpajakan dan retribusi serta digitalisasi layanan. Potensi dari PBB-P2, BPHTB, pajak hotel dan restoran, reklame, opsen PKB dan BBN-KB, serta sektor pariwisata, pertanian, perkebunan, peternakan dan perhubungan akan terus dioptimalkan secara realistis, terukur dan akuntabel.
Aspirasi DPRD yang bersumber dari reses, kunjungan kerja, rapat dengar pendapat maupun pokok-pokok pikiran (Pokir) juga ditegaskan menjadi perhatian dalam penyusunan APBD 2027. Pemerintah daerah berkomitmen menjalankan perencanaan pembangunan secara partisipatif dan transparan agar program yang dianggarkan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan bermuara pada peningkatan kesejahteraan.
Menanggapi sorotan terhadap serapan belanja modal, Pemkab Kerinci akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap perencanaan, pelaksanaan dan pengendaliannya, serta mendorong realisasi belanja modal sejak triwulan pertama. Di sisi lain, kinerja BUMD dan pengelolaan aset daerah juga akan diperkuat melalui tata kelola profesional, transparan, inventarisasi berkala dan optimalisasi pemanfaatan aset.
Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, Pemkab Kerinci akan memperkuat iklim investasi melalui penyederhanaan regulasi, kepastian hukum, infrastruktur pendukung serta promosi potensi unggulan daerah. Sementara di bidang infrastruktur, pemerintah akan menindaklanjuti perbaikan jaringan jalan secara bertahap sesuai kemampuan fiskal serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat. Pemkab juga akan mengupayakan pengadaan mobil pemadam kebakaran untuk pelayanan umum, termasuk kebutuhan wilayah Batang Merangin.
Bupati Monadi turut menegaskan komitmen sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian untuk menindaklanjuti laporan terkait sikap ASN yang tidak baik dan tidak beretika melalui pembinaan serta teguran sesuai ketentuan.
Mengakhiri pendapat akhirnya, Bupati menyampaikan terima kasih atas seluruh masukan fraksi-fraksi DPRD dan berharap sinergi eksekutif-legislatif terus diperkuat agar APBD 2027 menjadi instrumen pembangunan yang responsif, akuntabel dan berpihak pada kebutuhan masyarakat demi terwujudnya Kerinci yang Berdaya Saing, Maju dan Sejahtera.(IKP).

+ There are no comments
Add yours