KERINCI – Wakil Bupati Kerinci, H. Murison, turun langsung meninjau lokasi bencana banjir bandang yang melanda Desa Pengasi Baru dan Desa Pengasi Lama, Kecamatan Bukit Kerman, pada Rabu (6/5/2026). Dalam peninjauan tersebut, Wabup Murison didampingi Camat Bukit Kerman, Adi Putra.

Kunjungan ini dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi warga serta dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat banjir bandang yang terjadi pada Selasa malam (5/5/2026).

Berdasarkan laporan dari Kecamatan Bukit Kerman, banjir terjadi akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 17.00 WIB hingga sekitar pukul 21.00 WIB. Tingginya intensitas hujan menyebabkan debit air sungai meningkat dan meluap ke badan jalan serta permukiman warga di Desa Pengasi Baru dan Pengasi Lama.

Sekitar pukul 19.30 WIB, gorong-gorong yang menjadi saluran aliran sungai tidak mampu menampung volume air yang meningkat sehingga air meluap ke jalan lintas Kerinci–Bangko dan menggenangi rumah warga. Pada pukul 20.00 WIB, ketinggian air bahkan mencapai sepinggang orang dewasa dan menyebabkan jalan lintas tersebut tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Namun, sekitar pukul 21.00 WIB, air mulai surut dan arus lalu lintas kembali normal.

Dalam peristiwa tersebut, dilaporkan tidak ada korban jiwa. Meski demikian, sebanyak 10 rumah warga terdampak banjir dengan tingkat kerusakan bervariasi, mulai dari rusak ringan hingga rusak berat. Selain itu, sejumlah lahan persawahan milik warga juga ikut terendam banjir.

Saat berada di lokasi, Wabup Murison menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang menimpa masyarakat dan memastikan pemerintah daerah akan mengambil langkah cepat untuk membantu warga yang terdampak.

“Pemerintah Kabupaten Kerinci hadir untuk memastikan kondisi masyarakat yang terdampak banjir. Kita akan berkoordinasi dengan dinas terkait agar penanganan dan bantuan bagi warga dapat segera dilakukan,” ujar Murison.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah akan mengkaji langkah penanganan jangka panjang untuk mencegah kejadian serupa, termasuk normalisasi aliran sungai dan perbaikan sistem drainase di wilayah tersebut.

Sementara itu, Camat Bukit Kerman, Adi Putra, menyampaikan bahwa pihak kecamatan telah melakukan koordinasi dengan pemerintah desa, TNI, Polri, serta unsur Forkopimcam untuk melakukan langkah-langkah penanganan awal serta pendataan terhadap warga yang terdampak.

Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, mengingat curah hujan yang masih berpotensi tinggi di wilayah Kecamatan Bukit Kerman dan sekitarnya.

Dengan adanya peninjauan langsung dari Wakil Bupati Kerinci, diharapkan proses penanganan dampak bencana dapat berjalan lebih cepat serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang terdampak.(IKP).

Berita Lainnya

+ There are no comments

Add yours